Berita Utama

Pendapatan Turun, Pengeluaran Meningkat

KOTA, JP Radar Kediri- Penanganan korona masih mewarnai dalam rencana perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Kediri. Hanya, berapa nilai yang akan digunakan untuk percepatan penanganan Covid-19 itu masih dalam pembahasan.
Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu mengatakan, rancangan perubahan anggaran tersebut dibuat berdasarkan kondisi dan situasi yang relevan saat ini. Salah satunya untuk menyikapi pandemi korona.
“Kebijakan ini diambil sebagai bentuk upaya mengatasi musibah yang terjadi di Kota Kediri dengan sigap,” ujar Budwi.
Pria berkumis ini mengatakan bahwa perubahan tersebut juga dilakukan demi tercapainya efektivitas anggaran pada tahun ini. Sehingga pihaknya melakukan sejumlah penyesuaian kebijakan atas hal tersebut.
Selain itu, perubahan juga dilakukan lantaran ada perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD. Alhasil, hal itu membuat tim anggaran harus melakukan pergeseran anggaran. Menyesuaikan dengan dampak Covid-19.
Berdasarkan keterangan Sunu, pendapatan daerah dari seluruh sektor awalnya direncanakan sekitar Rp 1 triliun lebih. Namun, seiring waktu berjalan, ternyata berkurang sebesar sekitar Rp 32 miliar. “Menurun sekitar 2,6 persen,” imbuhnya.
Beberapa pendapatan tersebut terdiri dari beberapa rincian. Salah satunya terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD). Awalnya direncanakan sebesar Rp 251 M ternyata berkurang sekitar Rp 16 M. Sehingga menjadi Rp 235 M.
Selain PAD, pendapatan juga didapatkan dari pajak daerah yang awalnya direncanakan sebesar Rp 104 M. Namun turun sekitar Rp 6 M. Sehingga, menjadi sekitar Rp 98 M. “Ada juga pendapatan dari retribusi daerah,” sambung Sunu.
Sementara itu, untuk perkiraan belanja daerah, Sunu mengatakan rencana awalnya mencapai Rp 1 T lebih. Baik dari belanja langsung maupun tidak langsung. Namun, kini naik menjadi Rp 49 M. Meningkat sebesar 3,4 persen dari rencana awal.
Lebih jauh, nota rancangan perubahan anggaran tersebut telah dibacakan langsung oleh Sunu pada saat rapat paripurna di DPRD Kota Kediri Kamis (10/9) lalu. Dalam rapat tersebut, Ketua DPRD Kota Kediri Agus Sunoto juga langsung hadir bersama wakil ketua DPRD dan anggota lainnya.
Berdasarkan keterangannya, perubahan tersebut masih akan dibahas oleh tim terkait. “Akan kami bahas terlebih dahulu,” aku Gus Noto, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Kediri tersebut. (tar/fud)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close