Kriminal & HukumNganjukPeristiwa

Bawa Sabu di Hotel, Warga Purwoasri Ditangkap Polisi

Pesan Kamar, Berdalih Tunggu Teman Perempuannya

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Niat A. Hariyanto, 36, menunggu teman perempuannya di salah satu hotel Jl Anusopati, Kelurahan Banaran, Kertosono berujung penjara. Pria asal Desa/Kecamatan Purwoasri itu ditangkap polisi setelah kedapatan membawa satu paket sabu-sabu pada Senin (12/10).

“Tersangka juga membawa alat penghisap sabu,” ujar Kasatresnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso. Sebelum menangkap Hari, sapaan akrab A. Hariyanto pada Senin sore lalu, menurut Pujo anggotanya mendapat laporan tentang aktivitas seorang pria yang mencurigakan di hotel tersebut.

Menindaklanjuti laporan yang masuk, satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan. Mereka juga mendatangi kamar hotel yang disewa oleh Hari. Saat ditanya petugas, lelaki yang rambutnya dicat merah itu mengaku sedang menunggu teman perempuannya.

Saat kamar hotelnya digeledah, petugas menemukan seperangkat alat hisap sabu dan plastik klip berisi 0.31 gram sabu. “Kami sudah lakukan pencarian di sela-sela kamar, tidak ada yang disembunyikan lagi,” lanjut perwira dengan pangkat dua balok di pundak ini.

Mendapati barang bukti tersebut, Hari langsung digelandang ke Mapolres Nganjuk untuk dilakukan interogasi. Kepada polisi, dia mengaku hanya sebagai pengguna saja. Bahkan, Hari mengaku sudah mengonsumsi sebagian sabu-sabu sebelum digerebek polisi.

Dari mana Hari mendapatkan sabu-sabu? Pria bertubuh kurus ini mengaku mendapat barang dari kenalannya di Porong, Sidoarjo. Dia mengambil barang terlarang itu pada Senin pagi lalu. “Sorenya (Senin (12/10) kami amankan,” imbuhnya.

Petugas juga mengamankan pipet kaca yang masih ada sisa sabu, sekop yang dibuat dari sedotan, bungkus rokok yang digunakan untuk menyimpan sabu, gunting, dan korek api. Selebihnya, polisi mengamankan ponsel yang diduga jadi alat komunikasi untuk transaksi.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Rony Yunimantara menambahkan, hingga kemarin Hari masih ditahan di Mapolres Nganjuk. Dia bisa dijerat dengan pasal 112 UU 35/2009 tentang Narkotika. “Pengembangan masih terus dilakukan oleh petugas,” bebernya.

Untuk diketahui, Hari merupakan tersangka keempat yang diamankan oleh Satresnarkoba dalam satu minggu terakhir di Kota Angin. Meski demikian, dia tidak termasuk satu jaringan dengan tersangka yang sudah ditangkap lebih dulu. (syi/ut)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close