Komunikasi PemerintahanKriminal & HukumNganjukStay at Home

Seminggu Operasi Jaring 180 Pelanggar

Surat Kendaraan Tak Lengkap Langsung Ditilang

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Selama seminggu terakhir Sat­lan­tas Polres Nganjuk mela­kukan razia yustisi dan keleng­kapan berkendara. Hasilnya, selama seminggu terakhir masih ditemu­kan 180 pelanggar. Bagi yang tidak memenuhi keleng­kapan berken­dara langsung dikenakan tilang. Dalam sehari, sedikitnya ada 20 orang yang ditilang oleh satlantas.

Sebab, mereka tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM), ataua tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK) saat berkendara. “Ada lima sepeda motor yang disita karena tidak membawa SIM dan STNK,” ujar Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Marita Dyah Anggraini.

Lebih jauh Marita mengung­kapkan, alasan yang diungkapkan pengendara ada bermacam-macam. Sebagian mengaku terburu-buru hingga lupa. Selebihnya, ada pula pengendara di bawah umur yang memang belum memiliki SIM.

Dari total 180 pelanggaran selama seminggu terakhir, menurut Marita pihaknya menyita sekitar 140 STNK. “STNK disita karena pengendara kedapatan tidak membawa SIM,” lanjut Marita sembari menyebut polisi tidak menolerir alasan apapun yang diungkapkan pengendara.

Untuk diketahui, selain meme­riksa kelengkapan surat-surat, Marita juga menginstruksikan anggota untuk mengecek kelengkapan berkendara lainnya. Terutama, kendaraan yang tidak lengkap spekteknya. Mulai plat nomor, spion, knalpot, ban, dan pelanggaran kasat mata lain di antaranya tidak memakai helm. Semuanya akan dikenakan sanksi berupa tilang.

Dikatakan Marita, operasi lalu lintas ini akan terus diintensifkan untuk menekan angka kecela­kaan lalu lintas. “Razia kami lakukan pagi dan sore. Setiap hari,” jelas perwira dengan pang­kat tiga balok di pundak ini.

Selain menilang pengendara yang tidak membawa surat-surat kelengkapan dan ketentuan berkendara lainnya, polisi yang melakukan razia dengan satpol PP ini juga menindak pengendara yang belum tertib memakai masker. Seperti sebelumnya, mereka diberi sanksi beragam. Mulai melakukan push up, hormat bendera, hingga bernyanyi.

Meski berhasil menjaring puluhan pelanggar, semuanya diberi sanksi sosial. “Ada yang kami tegur karena sudah membawa masker tapi cara memakainya belum benar,” sambung Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Nganjuk Sutikno.

Sutikno menjelaskan, total ada 30 pelanggar yang diberi sanksi karena tidak memakai masker. Meski masih ada puluhan orang menurutnya jumlah tersebut sudah jauh menurun dibanding razia September lalu. Jumlah itu sekaligus menunjukkan kesadaran masyarakat yang semakin baik.

Sementara itu, operasi yustisi dan operasi lalu lintas ini sebelumnya sudah diumumkan kepada masyarakat. Satlantas mengunggah jadwal dan lokasi razia di media sosial. Meski demikian, ternyata tetap banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran. (syi/ut)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close