Komunikasi BisnisKomunikasi PemerintahanNganjuk

12 Desa Belum Cairkan DD Tahap III

Waktu Mepet, Terancam Tak Bisa Realisasikan Program

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Setelah menunggu sejak September lalu, akhirnya dana desa (DD) tahap III cair minggu ini. Sayang­nya, dari 264 desa di Kabupaten Nganjuk, ada 12 desa yang belum menerima dana termin terakhir itu. Dengan waktu yang mepet, program mereka terancam tak bisa terealisasi maksimal.

Salah satu desa yang belum bisa mencairkan DD tahap III adalah Desa Talang, Rejoso. Kades Talang Suparlan mengung­kapkan, desanya belum bisa mencairkan dana karena masih menunggu surat pertanggung­jawaban (SPj). “Yang membuat lamban itu SPj berkala,” ujarnya.

Dengan belum cairnya DD tahap III, menurut Suparlan desanya belum bisa merealisasikan sejumlah pro­gram. Termasuk bantuan lang­sung tunai (BLT) sebesar Rp 300 ribu per bulan hingga Desember nanti.

Seperti diketahui, tiap desa harus kembali mengubah rencana dan program kerja setelah muncul kebijakan baru BLT DD tambahan sampai akhir tahun. Menyesuaikan kebijakan pusat, mereka harus menghitng ulang anggaran dan rencana kegiatan dalam musyawarah desa khusus.

Tahapan-tahapan tersebut menurut Suparlan ada yang bisa dilakoni desa dengan cepat. Tetapi, ada pula yang lambat. Seperti di Desa Sonobekel, Tanjunganom yang bisa lebih cepat karena hanya menyesuaikan anggaran untuk BLT DD saja. Tidak perlu melakukan perubahan total.

Kades Sonobekel Sentot Rudy Prastiono berujar, rencana kegiatan tidak terlalu banyak berubah karena anggarannya sudah mencukupi. “Untuk DD tahap ke tiga sudah masuk rekening, awal bulan depan bisa melaksanakan program BLT DD tambahan,” tutur kades tiga periode ini.   

Terpisah, Kepala Dinas Pember­dayaan Masyarakat dan Pemerin­tahan Desa (DPMPD) Haris Jatmiko menjelaskan, jumlah desa yang belum menuntaskan persyaratan pencairan Dana Desa (DD) tahap tiga semakin berkurang. Jika awal Oktober lalu ada 34 desa, pada minggu ketiga Oktober ini tinggal 12 desa saja yang belum selesai.

Otomatis belasan desa tersebut belum bisa merealisasikan DD mereka. Sesuai ketentuan, mereka baru bisa mencairkan anggaran setelah melengkapi persyaratan yang diperlukan.

Haris menegaskan, transfer DD dilakukan langsung ke rekening kas desa. Hingga kemarin menurutnya total ada 252 desa yang sudah mendapat transfer dana. “Yang persyaratannya belum kami dorong untuk segera diselesaikan,” tandas Haris sembari menyebut DD tahap ke tiga ini terutama untuk untuk program BLT DD tambahan warga yang terdampak covid-19. (rq/ut)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close