Komunikasi PemerintahanNganjuk

Puluhan Guru SMA/SMK Setorkan Berkas

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Antusias guru SMA/SMK untuk ikut seleksi menjadi kepala sekolah cukup tinggi. Itu terlihat dari adanya puluhan guru yang mengajukan berkas mengikuti seleksi menjadi kepala sekolah (kasek) di Jawa Timur.

Hingga awal November ini total ada 50 guru SMA/SMK yang mengirim berkas untuk mengikuti seleksi kasek. “Sekarang kami masih menyeleksi berkas yang dikirimkan,” ujar Kacabdisdik Provinsi Jatim Wilayah Nganjuk Edy Sukarno.

Lebih jauh Edy mengungkapkan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh puluhan pelamar jabatan kasek tersebut. Di antaranya, usia pelamar maksimal 53 tahun. Kemudian, mereka juga harus mengantongi sertifikat.

Dikatakan Edy, seleksi kasek akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Selain puluhan peserta dari Nganjuk, Edy memprediksi total peserta di Jatim mencapai ratusan. Mereka akan menempati jabatan kasek di sejumlah sekolah di Jatim yang kosong.

Di Nganjuk, menurut Edy total ada dua sekolah yang posisi kaseknya kosong sebentar lagi. Yakni, SMKN 1 Bagor dan SMAN 1 Rejoso. “Pejabatnya sebentar lagi pensiun,” terang Edy.

Apakah puluhan pelamar itu akan menduduki dua pos di Nganjuk yang kosong? Edy menyebut belum pasti. Jika ada kandidat asal Nganjuk yang lolos, menurut Edy mereka bisa saja menduduki jabatan kasek di luar Nganjuk. Demikian juga peserta dari luar Nganjuk yang bisa saja berkesempatan menjadi kasek di Kota Angin.

Edy sendiri yang notabene warga Tuban saat ini justru bertugas di Nganjuk. Karenanya, menurut Edy kandidat kasek asal Nganjuk yang lolos nanti bisa saja mendapat tugas di luar. “Bisa saja bertugas di Madura kalau di sana ada sekolah yang jabatan kaseknya kosong,” tutur Edy memberi contoh.

Proses seleksi kasek menurut Edy masih akan sangat panjang. Selain seleksi administrasi, mereka juga akan mengikuti tes tulis hingga tes wawancara yang digelar lembaga pengembangan dan pemberdayaan kepala sekolah (LP2KS).

Jika lolos, para kandidat kasek itu akan mengikuti diklat. Ditanya tentang jadwal pelaksanaan tiap tahapan tes Edy mengaku belum mengetahui secara pasti. “Belum tahu kapan, sekarang masih tahap pengiriman berkas administrasi,” tandas pria berkacamata itu. (rq/ut)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close