Berita UtamaHeadlines

Anggap Hoax Hanya Tebakan

Soal Lelang Jabatan, BKPPD Tegaskan Belum Pilih Nama

KOTA, JP Radar Kediri– Proses lelang jabatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri diterpa serangan hoax atau kabar bohong. Informasi palsu yang menyebar melalui jaringan komunikasi online WhatsApp (WA) ini tak pelak mengusik Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kediri.
Pasalnya, tersebar kabar bahwa pemkot telah memilih nama-nama pejabat yang memenangkan lelang sejumlah jabatan tersebut. Padahal, hingga kemarin belum ada nama-nama aparatur sipil negara (ASN) yang terpilih.
Karena itu, BKPPD pun membantah sudah ada nama yang terpilih memenangkan lelang jabatan. Mereka memastikan belum ada nama kandidat yang dipilih oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.
“Belum ada. Hasil rekomendasi dari komisi aparatur sipil negara (KASN) saja belum turun,” ujar Kepala BKPPD Kota Kediri Un Achmad saat ditemui Jawa Pos Radar Kediri di ruang kerjanya kemarin siang.
Informasi yang diterima koran ini menyebut, rumor telah terpilihnya sembilan nama pejabat pemkot yang akan mengisi setiap posisi yang dilelang tersebut sebelumnya telah beredar melalui beberapa grup WhatsApp. Sayangnya, seperti pesan berantai pada umumnya, siapa pengunggah pertama pesan tersebut tidaklah diketahui.
Menanggapi pesan berantai di WA ini, Un Achmad mengakui, sudah pernah melihatnya. Namun, pria berkacamata ini menyatakan, tidak begitu mempermasalahkan. Ia juga tak menanggapinya dengan serius.
Un menilai, pesan tersebut tidak lebih dari prediksi belaka. Sehingga nama-nama pegawai peserta lelang yang tercantum sebagai pemenang lelang di sana belum dapat dipastikan kebenarannya. Sehingga tak layak diyakini kepastian akurasi dan validitasnya.
“Silakan saja kalau ada yang menebaknya seperti itu. Tetapi itu hanya prediksi. Bisa salah, bisa benar,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Un Achmad menegaskan bahwa deretan nama-nama ASN itu bukanlah dari Wali Kota Kediri langsung. Pasalnya, menurut dia, belum ada pembicaraan ke arah sana dengan orang nomor satu di Kota Tahu tersebut. Terlebih sampai ada nama pejabat yang dipilih.
Un menambahkan bahwa apabila memang sudah ada nama yang dipilih oleh Mas Abu, maka pihaknya pasti diberitahu. Sebab hal tersebut berkaitan dengan pembuatan surat keputusan (SK). Yang mana nantinya akan digunakan untuk melantik pejabat yang bersangkutan.
“Nah ini sampai sekarang saya belum mendapatkan tembusan sama sekali terkait hal tersebut (nama pejabat terpilih, Red). Kalau sudah ada, saya pasti dihubungi,” sambung Un Achmad.
Sementara itu, kandidat tiga besar hasil seleksi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemkot Kediri telah diumumkan. Dari pengumuman tersebut tercatat ada delapan nama yang dinyatakan lolos di dua lowongan yang berbeda.
Delapan nama yang lolos di dua jabatan tersebut di antaranya adalah Syamsul Bahri, Hery Purnomo, Chevy Ning Suyudi, M. Ridwan, Bambang Priambodo, Tanto Wijohari, Apip Permana, dan Eko Lukmono Hadi.
Sedangkan jumlah total peserta yang lolos sebagai tiga besar kali ini ada 19 orang. Un Achmad mengatakan, memang tidak ada masalah dengan kandidat yang lolos pada dua jabatan yang dilelang.
Pasalnya, skema tersebut memang telah tertuang di dalam aturan yang dibuat oleh panitia seleksi (pansel). “Dalam peraturannya memang diperbolehkan melamar di dua jabatan,” pungkasnya. (tar/ndr)

Prediksi Pejabat Terpilih Beredar di WA
Jabatan Nama
Asisten Administrasi Umum Chevy Ning Suyuti
Kadin Ketahanan Pangan dan Pertanian M. Ridwan
Kadin Kearsipan dan Perpustakaan Hery Purnomo
Kadin Perdagangan dan Perindustrian Tanto Wijohari
Kadin Koperasi, UM Ketenagakerjaan Bambang Priambodo
Kadin Kominfo Apip Permana
Kadin Dispendukcapil Samsul Bahri
Kasatpol PP Eko Lukmono Hadi
Inspektur Inspektorat Wahyu Kusuma Wardani
Keterangan : sumber dari pesan berantai grup WhatsApp

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Back to top button
Close
Close