Berita UtamaHeadlinesKediri

Akses ke SLG Dipasangi Barikade

PPKM Berlanjut, Penutupan Diperpanjang

KABUPATEN,  JP Radar Kediri – Rencana perpanjangan penerapan pembatasan  pelaksanaan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari juga berimbas pada kawasan Simpang Lima Gumul (SLG). Area publik yang jadi ikon Kabupaten Kediri ini masih tertutup untuk umum. Akses menuju ke lokasi ini juga masih dipasang barikade.

Penjagaan juga terus dilakukan oleh tim gabungan dari satpol PP, polisi, dan TNI. “Barikade yang dipasang masih akan berlanjut sampai tanggal 8 Februari mendatang,” kata Kasi Kerja Sama Satpol PP Dony Agustinus, saat dihubungi melalui telepon kemarin (24/1).

Penutupan kawasan tersebut terutama di sepanjang jalan terminal SLG. Dampaknya, para pedagang kaki lima juga tidak diperbolehkan berjualan. Sterilisasi itu bertujuan menghindari terjadinya kerumunan antara pedagang dan pembeli.

“Penjual makanan dan minuman juga tidak diperbolehkan berjualan dulu di kawasan yang ditutup sesuai dengan surat edaran Bupati,” ujarnya.

Beberapa PKL terlihat menyiasati larangan berjualan di kawasan SLG tersebut. Mereka tetap menggelar lapaknya tapi di luar barikade. Namun, tidak semua pedagang yang melakukan hal itu.

Pemkab sendiri berusaha menghindari terjadinya kerumunan. Sabtu (23/1) kawasan SLG bahkan ditutup total. Penutupan tak hanya di kawasan terminal saja, melainkan di seluruh akses jalan memasuki monumen.

Penutupan dimulai dari pukul 15.00 hingga pukul 23.00. Pengguna jalan yang akan melewati area itu harus mencari jalur alternatif. Mereka tak bisa lewat karena petugas gabungan menjaga selama delapan jam.

“Benar kemarin (Sabtu, 23/1) ditutup. Sehingga SLG kami tutup total. Mengingat saat itu malam minggu untuk menghindari pengunjung yang nongkrong di kawasan,” tandasnya.

Kabag Ops Polres Kediri Kompol Didik Warsianto belum memastikan perpanjangan PPKM. Namun ia mengatakan penutupan SLG di kawasan terminal akan diperpanjang. Mengingat angka laju Covid-19 belum mengalami penurunan.

“Berakhirnya kan Senin ini (hari ini, Red), kami belum menerima surat edaran perpanjangan. Namun untuk penutupan masih akan dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan,”ungkap Didik.

Didik dan petugas gabungan lainnya telah bersiap bilamana PPKM berlanjut. Ia akan terus melakukan razia kerumunan baik pada siang maupun malam hari. Tak lupa juga mengingatkan kepada warga agar tidak menggelar acara hajatan atau yang mengundang kerumunan warga.

Ia berpesan kepada masyarakat Kediri selama PPKM berlangsung agar mematuhi aturan yang sudah berlaku. Karena angka Covid-19 semakin hari semakin meningkat.

“Sementara ini kita di rumah dulu. Hindari dulu pusat keramaian karena kita tidak tahu bertemu dengan orang yang sakit atau tidak,” sarannya. (luk/fud)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close