Radar Kediri – Sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 GP Belanda 2026 menjadi awal yang menantang bagi pembalap Indonesia Veda Ega Pratama. Rider Honda Team Asia itu mengakhiri sesi di posisi ke-20, sementara Álvaro Carpe tampil sebagai yang tercepat di Sirkuit TT Assen.
Carpe dari Red Bull KTM Ajo mencatatkan waktu terbaik 1 menit 40,869 detik, unggul tipis atas David Almansa yang finis kedua. Posisi ketiga ditempati rookie sensasional Máximo Quiles, membuat dominasi KTM langsung terlihat sejak sesi pembuka akhir pekan di Assen.
Sementara itu, Veda Ega Pratama membukukan waktu yang menempatkannya di peringkat ke-20. Meski belum masuk jajaran terdepan, hasil tersebut masih menjadi modal awal untuk memperbaiki setelan motor menjelang Practice dan sesi kualifikasi.
Pembalap asal Gunungkidul itu diketahui memiliki tren peningkatan performa sepanjang musim 2026. Karena itu, tim Honda Team Asia masih optimistis Veda mampu meningkatkan catatan waktunya pada sesi berikutnya.
TT Circuit Assen dikenal sebagai salah satu lintasan yang menuntut keseimbangan motor, kecepatan menikung, dan keberanian saat melakukan perubahan arah. Kondisi tersebut membuat para pembalap biasanya membutuhkan beberapa sesi untuk menemukan setelan terbaik sebelum balapan utama.
Bagi Veda, FP1 menjadi kesempatan penting untuk mengumpulkan data lintasan dan menentukan strategi bersama tim teknis. Dengan masih tersisa sesi latihan dan kualifikasi, peluang memperbaiki posisi start masih terbuka lebar.
Moto3 GP Belanda 2026 juga menjadi seri penting dalam perebutan klasemen dunia. Setiap poin sangat berarti, terutama bagi para pembalap muda yang tengah bersaing di papan atas maupun memburu gelar Rookie of the Year musim ini
kho