Makam ini dikenal wingit dan angker. Warga yang melintas sering melihat penampakan yang menghilang ketika didekati.

ilustrasi: Afrizal S.M./rkid
Darmono berjalan sedikit tertatih. Pria 60 tahun warga Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ini baru pulang dari mencari rumput, ngarit. Mencari pakan untuk beberapa ekor kambing piaraannya.
Seperti biasa, jalur pulangnya melewati area pemakaman khusus yang ada di kelurahan itu. Warga biasa memanggil dengan sebutan Kuburan Dempul. Tapi, saat perjalanan pulang itu lelaki ini melihat ada sesuatu di tempat itu.
"Waktu itu pas pulang ngarit. Saya lewat seberang makam itu. Kemudian melihat di semak-semak ada seseorang yang berdiri," kata Darmono.
Lelaki ini kemudian menghampiri sosok tersebut. Berniat bertegur sapa, seperti biasanya bila dia bertemu seseorang.
Namun saat dihampiri Darmono kaget tak terkira. Sosok yang berdiri itu sudah tidak ada. Hanya ada nisan lama yang tertimbun semak, persis di tempat dia melihat lelaki yang berdiri.
Saat itu bulu kuduknya sudah merinding. Lebih merinding lagi ketika dia justru melihat sosok yang dia lihat itu sudah berpindah ke pohon besar yang ada di pemakaman. Terlihat sebagai lelaki tapi dengan wajah yang tidak begitu jelas.
Sontak, Darmono mengambil langkah seribu. Lari meninggalkan tempat itu.
"Saking takutnya, arit sama karung isi rumput ketinggalan di sana," ceritanya.
Sesampai di rumah, Darmono langsung menceritakan kejadian yang dialami kepada istrinya. Dengan tangan yang gemetaran. Gelas yang dipegangnya pun bergetar, saat sang istri menyodorkan minuman untuk menenangkann diri.
Rupanya, bukan hanya dia seorang yang memiliki pengalaman melihat makhluk astral. Tetangganya juga sering mendengar suara-suara dari arah makam ketika tengah berada di sawah.
Ya, lokasi Kuburan Dempul memang sangat terpencil. Tepat di balik lahan-lahan yang ditanami tebu. Akses jalannya hanya berupa pematang kecil.

ANGKER : Menjadi lokasi tempat pemakaman jenazah tidak diketahui identitasnya, Makam Dempul dikenal angker dan sering terlihat makhluk astral. (ara/rkid)
Memang, banyak tempat pemakaman yang ditanami tumbuhan besar serta tanaman perdu. Tapi, di sini lebih membangkitkan bulu kuduk. Nuansa suram sangat terasa karena banyak ditumbuhi tanaman liar. Yang sebagian besar menutupi nisan-nisan yang ada.
Kuburan Dempul memang ‘spesial’. Di nisannya tidak tertera nama orang yang dikubur. Hanya tertulis Mr X atau Mrs X. Wajar, karena yang dimakamkan adalah mayat-mayat yang ditemukan tanpa identitas.
Karena banyaknya tanaman liar yang tumbuh, meskipun siang hari suasana terasa sintrung, senyap yang menakutkan. Bisa dibayangkan suasana yang tersaji di malam hari.
Di tempat ini jarang warga yang mendatangi bila tak ada keperluan yang sangat mendesak seperti menguburkan mayat. Meskipun sebenarnya areanya masih di lingkungan pondok.
“Warga sini takut pergi ke makam itu,” terang Darmono, yang siang itu jadi satu-satunya orang yang berada di sekitar 1 kilometer dari pemakaman itu. Sambil membawa sabit. Dia memang tengah mencari rumput untuk pakan ternaknya.
"Warga sini kalau ke sawah ke sawah saja. Tapi nggak pernah sampai masuk ke sana (Kuburan Dempul, Red)," terangnya.
Karena pengalaman yang dia alami, Darmono juga tak berani mendekat ke area pemakaman. Meskipun banyak sekali rumput ilalang yang bisa diambilnya.
Meski begitu, warga dan dirinya tetap melakukan aktivitas sehari-hari di sekitar kuburan. Namun mereka tidak sampai masuk ke area makam.
"Kalau takut siapa yang garap sawah? Terus saya cari pakan di mana?" ujar Darmono sambil terus mengayunkan sabit ke arah ilalang di depannya. (habibah annsia muktiara/fud)