10 Menit, Pilar Jembatan Brawijaya Kota Kediri Hangus Terbakar

KOTA, JP Radar Kediri—Aktivitas menyapu lapak yang dilakukan Muhammad Rian pukul 08.50 kemarin langsung terhenti. Pemuda berusia 20 tahun itu langsung keluar dari warung miliknya setelah mendengar suara keras dari arah jembatan. Setelah dicek, ternyata pilar di sisi utara, paling barat dilalap si jago merah.

          “Ada suara kratak-kratak gitu. Terus saya tengok sekeliling (Jembatan Brawijaya, Red), ternyata sudah ada api muncul dari bawah situ,” ujar Rian sambil menunjuk bagian bawah gelagar jembatan.

          Kontan saja dia langsung melempar sapu yang dipegangnya. Rian patut panik. Sebab, warungnya berada paling dekat dengan pilar jembatan. Jaraknya hanya sekitar 50 meter saja.

          Lajang itu langsung memantau perkembangan si jago merah yang dengan liarnya melalap pilar berbahan alumunium composite panel (ACP) tersebut. “Anginnya juga kencang, makanya api cepat besar,” lanjut Rian.

jwmbatan terbakar

LAKUKAN PEMBASAHAN: Tim PMK Kota Kediri memastikan api dari pilar Jembatan Brawijaya yang terbakar kemarin pagi sudah benar-benar padam. Foto kanan, si jago merah melalap aksesori pilar jembatan hanya dalam waktu 10 menit.       

 

   Penyebaran api dari bagian bawah hingga ke atas menurutnya terjadi hanya dalam hitungan menit. “Saat mobil pemadam datang, api sudah sampai atas. Semua pinggirannya yang panel itu sudah habis,” jelasnya sembari menyebut si jago merah melalap material pilar jembatan hanya dalam waktu kurang dari 10 menit.

          Bersamaan dengan kobaran api di pilar, menurut Rian asap hitam langsung mengepul. “Panasnya sampai terasa dari sini,” papar Rian yang kemarin harus membuka warungnya lebih siang karena insiden kebakaran tersebut.

          Sementara itu, dari sejumlah video yang beredar, kebakaran pilar Jembatan Brawijaya tidak membuat arus lalu lintas di Jembatan Brawijaya ditutup. Para pengendara justru merekam kejadian kebakaran tersebut.

          Arus lalu lintas dari barat ke timur, atau di dekat pilar yang terbakar, baru ditutup saat petugas kepolisian tiba di lokasi. Petugas mengalihkan kendaraan menuju ke Pasar Bandar.  Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, hingga pukul 09.15, petugas pemadam kebakaran dan personel polisi masih berada di lokasi.

          Sekitar pukul 09.30, api di pilar jembatan berhasil dipadamkan. Yang tersisa hanya struktur utama dari baja saja. Sedangkan aksesori di pilar tersebut semuanya hangus tak tersisa.

jwmbatan terbakar3

          Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Endang Kartika Sari mengungkapkan, saat terjadi kebakaran di pilar Jembatan Brawijaya, listrik dalam kondisi padam. “PJU (penerangan jalan umum, Red) mati. Sudah otomatis,” ungkap Endang sembari menyebut saat terkena sinar matahari, lampu PJU di sepanjang jembatan tersebut otomatis padam.    

          Apa yang memicu terjadinya kebakaran di pilar Jembatan Brawijaya? Meski lampu di pilar dalam kondisi padam, Kasatreskrim Polres Kediri Kota Iptu M. Fatur Rozikin menduga kebakaran terjadi karena korsleting listrik. “Apalagi bahannya (aksesori pilar, Red) kan mudah terbakar jadi api cepat membesar,” ungkap Fatur sembari menyebut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran masih diselidiki lebih lanjut.

          Lalu, apakah polisi juga mendalami kemungkinan adanya faktor kesengajaan dalam peristiwa kebakaran itu? Menurut Fatur hingga kemarin belum ada saksi yang mengarah ke faktor kesengajaan. “Tapi tetap kami selidiki mendalam,” tandasnya.

Terpisah, Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kediri Fanni Eryanto mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel ke Jembatan Brawijaya begitu mendapat laporan pada pukul 08.57. “Material yang mudah terbakar dan angin yang cukup kencang membuat kobaran api semakin membesar,” papar Fanni tentang kondisi pilar yang ludes.

Terkait penyebab kebakaran, Fanni menduga korsleting bisa saja terjadi pada malam hari atau saat ada aliran listrik. Akibatnya, panas mengenai material pembungkus ornament jembatan. “Perlu kajian mendalam. Atau perlu dipastikan memang lampu ornamen mati tapi kabel-kabel ada yang bermuatan listrik,” urainya. (ais/nov/ut)

 

Press ESC to close