Ribuan Padati Festival Budaya Kediri Kuno-Kini, Ada Produk UMKM, Makanan, Fashion, Kecantikan, Craft, dan Kerajinan
KABUPATEN, JP Radar Kediri- Bazar Ramadan, yang dikemas dalam Festival Budaya Kediri Kuno-Kini, kebanjiran pengunjung di akhir pekan ini. Kemarin (23/3) ribuang pengunjung memadati stan-stan pameran di area Simpang Lima Gumul (SLG) tersebut. Kepadatan sudah terlihat menjelang waktu berbuka puasa. Tak hanya berjalan-jalan sore sembari menunggu bedug maghrib, para pengunjung juga membeli makanan dan minuman kala waktu berbuka tiba. Akibatnya, antrean di stan makanan bisa sangat panjang.
Maishylatul Affivah, Atlet Taekwondo Berprestasi asli Kediri, Badan Luka dan Air Mata Jadi Makanan Biasa
Tidak banyak yang menyangka. Di balik berbagai prestasinya itu ternyata Shyla masih sering gugup saat hendak pertandingan. Namun, ketika sudah masuk gelanggang, dia bisa langsung bermain secara apik. Hingga berhasil mengalahkan lawan-lawannya.
Masjid Joglo Rahmatan wa Salaman; Materialnya Benar-Benar Kuno, Usia Pintunya 153 tahun, Gebyoknya Bertanda 1871
Masjid di tengah persawahan ini memang baru berdiri. Namun, material bangunannya benar-benar kuno. Membuat mereka yang masuk ke masjid seakan tersedot ke masa silam dengan nuansa kuno yang sedikit mistis.
Sakit Stroke, Warga Titik, Kecamatan Semen Meninggal Terbakar di Rumahnya, Suaminya sempat Lihat korban Pegang Korek Api
KABUPATEN, JP Radar Kediri-Hadi Harsono, 61, langsung berlari meninggalkan rumah keduanya yang ada di depan. Teriakan warga yang memberi tahu jika rumahnya terbakar sekitar pukul 18.45 (11/3), membuat lansia itu bergegas menuju rumah pertamanya. Dia juga langsung menuju bagian belakang rumah di Dusun Cangkringan, Desa Titik, Semen, yang sudah dilalap api tersebut. Menyadari jika Heny Pratiwi, 59, sang istri, berada di dalam rumah, Hadi hendak masuk ke dalam untuk menyelamatkannya. Ingatan Hadi akan sang istri yang kali terakhir diketahui memegang korek api itu, membuatnya semakin khawatir. Apalagi, perempuan yang dinikahinya lima tahun silam itu dalam kondisi sakit stroke.
Tol Kediri Tulungagung Diprediksi Pengerjaan Konstruksi setelah Lebaran, Pembebasan Tanah Tahap II Kabupaten Lebih Cepat
KOTA, JP Radar Kediri—Berbagai persiapan untuk pembangunan Tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung) terus dikebut. Tim Pembebasan Tanah (TPT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah membahas rencana realisasi konstruksi dengan tim dari PT Surya Sapta Agung Tol (SSAT). Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri-Tulungagung Linanda Krisni Susanti. Menurutnya, persiapan realisasi konstruksi tol senilai Rp 9,92 triliun it uterus dikebut. Termasuk TPT yang intens membahas persiapan dengan tim konstruksi PT SSAT. “Pembahasna kami lakukan pekan lalu,” kata perempuan yang akrab disapa Nanda itu.
Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi