Tol Kediri Tulungagung Diprediksi Pengerjaan Konstruksi setelah Lebaran, Pembebasan Tanah Tahap II Kabupaten Lebih Cepat
KOTA, JP Radar Kediri—Berbagai persiapan untuk pembangunan Tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung) terus dikebut. Tim Pembebasan Tanah (TPT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah membahas rencana realisasi konstruksi dengan tim dari PT Surya Sapta Agung Tol (SSAT). Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri-Tulungagung Linanda Krisni Susanti. Menurutnya, persiapan realisasi konstruksi tol senilai Rp 9,92 triliun it uterus dikebut. Termasuk TPT yang intens membahas persiapan dengan tim konstruksi PT SSAT. “Pembahasna kami lakukan pekan lalu,” kata perempuan yang akrab disapa Nanda itu.
Gelem Penake, Emoh Ngrumat Anake, Wis Gede Digowo Lungo
Ini Kisah Sudrun dan istrinya Yu Minthul yang tinggal di Kecamatan Badas. Memutuskan membina rumah tangga beberapa tahun silam, pasangan suami istri itu bukannya membawa kebahagiaan bagi keluarganya. Melainkan malah nambahi beban orang tuanya yang sudah memasuki masa senja.
Masjid An-Nur Pare, yang Tak Ingin Kehilangan Nuansa Jawa, Atap Piramidnya dari Kaca agar Bersinar seperti Namanya
Tak ada kubah pada atap masjid terbesar di Kabupaten Kediri ini. Gantinya, ada bangunan serupa piramid berjumlah 30. Piramid-piramid ini menyiratkan bahwa arsitektur masjid masih diwarnai budaya Jawa dengan joglonya.
Masjid Agung Kota Kediri, Merasakan Paduan Jawa dan Timur Tengah di Masjid Berusia 253 Tahun
Dua setengah abad lebih Masjid Agung Kota Kediri berdiri. Melalui beragam catatan sejarah. Mulai dari ganti nama hingga tiga kali serta renovasi total di era Wali Kota Maschut. ................................................ Berdasarkan catatan sejarah, masjid di barat Alun-Alun Kota Kediri ini didirikan pada 1771. Hanya, wujudnya jauh berbeda bila dibanding dengan awal mula dibangun 253 tahun silam. Penyebabnya, Masjid Agung Kota Kediri ini telah mengalami beberapa kali pemugaran. Salah satunya adalah renovasi total pada 2002. Yang mengubah wajah masjid menjadi seperti sekarang.
Sudrun Ora Mbandani sik Tega Selingkuh Nglarani Ati
Sudrun pancen wis kebacut tenan. Niat awale membahagiakan Yu Minthul, ternyata cuma bertahan beberapa tahun saja. Selebihnya, pria asal Kecamatan Semen itu terus-terusan nglarani atine bojone. Terang ae kerabate Yu Minthul gemes. Ora terima keluargane diperlakukan tidak baik. “Kabeh gemes nyawang keluargane. Wis diperlakukan elek sik tetep meneng ae,” kata Yu Menik meluap-luap. Deweke ora tega nyawang Yu Minthul banting tulang menafkahi keluarga saben dina.
Ayu Isma