Dapat Beasiswa Kuliah Gratis, Cemplok ‘Lulus’ Lebih Cepat Gara-Gara Hamil setelah Hohohihi dengan Dalbo

Ini kisah Yu Cemplok. Bocah wedok saka Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Wonge sakjane pinter. Buktine, lulus SMA langsung ketrima neng perguruan tinggi negeri tanpa ngetokne biaya. Karena mendapat beasiswa dari pemerintah. Awalnya, perjalanan kuliahe Yu Cemplok ya lancar-lancar wae. Semua mata kuliah disantap dengan baik. Maklum, bocahe pancen pinter. Nilai ujiannya juga bagus.

Pengasuh Pondok Pesantren Masih Saksi, Polisi Lengkapi Berkas Kasus Tewasnya Santri Bayuwangi

KOTA, JP Radar Kediri–Polres Kediri Kota terus melanjutkan pengusutan kasus tewasnya Bintang Balqis Maulana, 14, santri PPTQ Al-Hanifiyyah. Meski demikian, hingga kemarin korps baju cokelat baru menetapkan empat tersangka yang semuanya merupakan santri atau teman Bintang. Adapun pengasuh Ponpes Al Hanifiyyah masih sebatas saksi.           Sebelumnya, warganet banyak yang menyoal terkait tanggung jawab pesantren dalam kasus meninggalnya Bintang. Terutama terkait dugaan kelalaian dalam pengawasan hingga membuat pemuda dari Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi itu tewas setelah dianiaya berkali-kali oleh empat santri di area pesantren.

Potas Kekasih Terancam Hukuman Mati, Polisi Temukan Sianida di Lambung dan Darah Korban

KOTA, JP Radar Kediri–M. Fikri Asngari, 19, terancam mendapat hukuman mati. Pelaku pembunuhan terhadap Yol, 15, ini sulit lepas dari jerat hukum akibat kekejian yang dilakukannya terhadap sang mantan pacar. Berdasar hasil otopsi jenazah, gadis asal Desa/Kecamatan Kandat itu dipastikan meninggal karena diracun. Indikasinya, ditemukan sianida di darah dan lambungnya.

Karmiasih Tak Menyangka Anaknya yang Membuang Orok, Suami dan Anaknyapun Dibawa Polisi

KABUPATAEN, JP Radar Kediri-Tim Reserse Mobil (Resmob) Satreskrim Polres Kediri bekerja ekstra-keras. Kurang dari 24 jam, mereka berhasil membekuk pelaku pembuang orok yang menghebohkan warga Dusun Pule Selatan, Desa Pule, Kecamatan Kandat Selasa (5/3). Adalah Feri Dwi Prasetyo, 22, yang tak lain anak Mujianto, pemilik pekarangan tempat ditemukannya gundukan berisi orok tersebut yang menjadi tersangka.           Hal tersebut dibenarkan oleh Karmiasih, 50, ibu Feri. “Ternyata anak saya sendiri dan pacarnya (yang membuang orok, Red),” sesal Karmiasih, 50, istri Mujianto.

  • .
  • 2024 Mar 07
Kisah Efendi Ari Penemu Alat Las Titik, Masuk Tiga Besar Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Provinsi Jatim

Efendi, begitu dia akrab disapa. Dia hanya pria tamatan SMA. Namun, jiwa inovasi melekat kuat dalam dirinya. Dia dikenal luas atas mesin las titik buatannya. Mata Efendi tajam menatap logam di tangannya. Jemari pria yang mengenakan polo biru itu nampak cekatan. Logam tersebut diputar-putarnya. Memastikan bagian mana saja yang akan disambungkan dengan alat las titik. Dia lantas menyalakan mesin las yang ada di sebuah bengkel pembuatan alat cetak kue di Desa Kalibelo, Kecamatan Gampengrejo tersebut. Dia tahu betul apa yang dilakukan. Bagaimana tidak, las titik tersebut merupakan buatannya.