Preman Mati Sengsara Gara-Gara Durhaka kepada Mertua
Pernah dengar ada pilem Preman Tobat? Lha, sing ini agak berbeda meskipun sama-sama berdasar kisah preman. Karena yang dikisahkan kali ini preman sing justru matine sengsara. Ya mbuh apa sebabe, nanging hal itu terjadi setelah dia ngelarani atine mertuane. Peh, istilahe malih preman kualat!
Awas..! Suntik Putih Ilegal Muncul di Kediri. Pasien 5 Kali Suntik, Lambung Terasa Sakit
Suntik putih menjadi tren di kalangan wanita, termasuk di Kediri. Terutama yang ingin mengubah penampilan kulit menjadi lebih cerah. Namun, bahaya mengancam mereka bila terjebak dalam praktik ilegal yang berharga murah.
Dalang Jemblung Mbah Sujiman, Dakwah Islam Terus, Merevolusi Pakem Sesuaikan Jaman,
Anda pernah melihat jemblung? Jika pertanyaan ini dilemparkan kepada generasi Z, pasti hanya segelintir saja yang menjawab pernah. Menyadari minat anak muda yang minim, Sujiman berusaha melakukan beberapa penyesuaian agar seni yang Islami ini tetap digemari.
Dapat Beasiswa Kuliah Gratis, Cemplok ‘Lulus’ Lebih Cepat Gara-Gara Hamil setelah Hohohihi dengan Dalbo
Ini kisah Yu Cemplok. Bocah wedok saka Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Wonge sakjane pinter. Buktine, lulus SMA langsung ketrima neng perguruan tinggi negeri tanpa ngetokne biaya. Karena mendapat beasiswa dari pemerintah. Awalnya, perjalanan kuliahe Yu Cemplok ya lancar-lancar wae. Semua mata kuliah disantap dengan baik. Maklum, bocahe pancen pinter. Nilai ujiannya juga bagus.
Pengasuh Pondok Pesantren Masih Saksi, Polisi Lengkapi Berkas Kasus Tewasnya Santri Bayuwangi
KOTA, JP Radar Kediri–Polres Kediri Kota terus melanjutkan pengusutan kasus tewasnya Bintang Balqis Maulana, 14, santri PPTQ Al-Hanifiyyah. Meski demikian, hingga kemarin korps baju cokelat baru menetapkan empat tersangka yang semuanya merupakan santri atau teman Bintang. Adapun pengasuh Ponpes Al Hanifiyyah masih sebatas saksi. Sebelumnya, warganet banyak yang menyoal terkait tanggung jawab pesantren dalam kasus meninggalnya Bintang. Terutama terkait dugaan kelalaian dalam pengawasan hingga membuat pemuda dari Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi itu tewas setelah dianiaya berkali-kali oleh empat santri di area pesantren.
Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi