Potas Kekasih Terancam Hukuman Mati, Polisi Temukan Sianida di Lambung dan Darah Korban
KOTA, JP Radar Kediri–M. Fikri Asngari, 19, terancam mendapat hukuman mati. Pelaku pembunuhan terhadap Yol, 15, ini sulit lepas dari jerat hukum akibat kekejian yang dilakukannya terhadap sang mantan pacar. Berdasar hasil otopsi jenazah, gadis asal Desa/Kecamatan Kandat itu dipastikan meninggal karena diracun. Indikasinya, ditemukan sianida di darah dan lambungnya.
Karmiasih Tak Menyangka Anaknya yang Membuang Orok, Suami dan Anaknyapun Dibawa Polisi
KABUPATAEN, JP Radar Kediri-Tim Reserse Mobil (Resmob) Satreskrim Polres Kediri bekerja ekstra-keras. Kurang dari 24 jam, mereka berhasil membekuk pelaku pembuang orok yang menghebohkan warga Dusun Pule Selatan, Desa Pule, Kecamatan Kandat Selasa (5/3). Adalah Feri Dwi Prasetyo, 22, yang tak lain anak Mujianto, pemilik pekarangan tempat ditemukannya gundukan berisi orok tersebut yang menjadi tersangka. Hal tersebut dibenarkan oleh Karmiasih, 50, ibu Feri. “Ternyata anak saya sendiri dan pacarnya (yang membuang orok, Red),” sesal Karmiasih, 50, istri Mujianto.
Kisah Efendi Ari Penemu Alat Las Titik, Masuk Tiga Besar Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Provinsi Jatim
Efendi, begitu dia akrab disapa. Dia hanya pria tamatan SMA. Namun, jiwa inovasi melekat kuat dalam dirinya. Dia dikenal luas atas mesin las titik buatannya. Mata Efendi tajam menatap logam di tangannya. Jemari pria yang mengenakan polo biru itu nampak cekatan. Logam tersebut diputar-putarnya. Memastikan bagian mana saja yang akan disambungkan dengan alat las titik. Dia lantas menyalakan mesin las yang ada di sebuah bengkel pembuatan alat cetak kue di Desa Kalibelo, Kecamatan Gampengrejo tersebut. Dia tahu betul apa yang dilakukan. Bagaimana tidak, las titik tersebut merupakan buatannya.
Ngeri, Orok Dikubur di Samping Rumah, Polisi Buru Pelaku, Diduga Hasil Hubungan Gelap
JP Radar Kediri-Warga Dusun Pule Selatan, Desa Pule, Kecamatan Kandat kemarin pagi geger. Mereka bergerombol menyaksikan pembongkaran gundukan tanah di pekarangan Mujianto, 42, yang ternyata berisi orok. Hingga kemarin sore polisi masih memburu pelaku yang identitasnya dalam penyelidikan itu. Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, gundukan misterius itu ditemukan Mujianto sekitar pukul 06.30 kemarin. Saat itu, dia hendak berangkat ke sawah. “Saat saya mengeluarkan motor saya lihat ada gundukan tanah di samping rumah,” kata Mujianto menceritakan temuan gundukan tak bertuan di pekarangannya itu.
Berkas Penganiaya Santri Pondok Pesantren Dikembailkan Jaksa
KOTA, JP Radar Kediri-Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kediri Kota harus bergerak cepat menindaklanjuti petunjuk jaksa penuntut umum (JPU). Hal tersebut menyusul pengembalian berkas yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri ke Polres Kediri Kota kemarin. Sesuai hasil penelitian, mereka menilai ada beberapa berkas administrasi yang masih harus dipenuhi terkait kasus kematian Bintang Balqis Maulana, 14.
Emilia Susanti